Dalam rangka pelaksanaan even tahunan Desa Mranggen yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 31 Agustus sampai dengan Ahad 06 September 2026 semua elemen lembaga desa ikut persiapan. Perhelatan budaya dan merti gunung merapi yang menjadi icon wisata Desa Mranggen benar-benar dipersiapkan agar pelaksanaan tidak mengecewakan. Mulai dari rapat pembentukan panitia sampai berbagai latihan gerak dan tari budaya.
Tahun 2026 ini akan tampil beda dengan tahun yang lalu. Selain menampilkan kesenian asli dari dusun-dusun juga ada pementasan fragmen yang akan di perankan oleh perangkat desa. Fragmen mengambil judul " Kilau Meru di Kaki Merapi " yang mengambil tema keserasian dan keharmonisan masyarakat Desa Mranggen dengan Gunung Merapi. Filosofi yang di bawa adalah peranan dan giat warga yang senantiasa memperhatikan keseimbangan lingukungan sekitar gunung merapi. Dengan berlandaskan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbasis buda dan kearifan lokal diyakini Tuhan akan menjauhkan dari marabahaya. Gunung merapi akan menghadirkan kemakmuran bagi warga sekitar gunung merapi.
Persiapan kegiatan di awali latihan gerak tari dari ibu-ibu TP PKK bersama anak-anak PIK Remaja dari Dusun Sumbersari sebagai pengiring/penabuh gamelan. Selanjutnya akan dilatih juga bapak-bapak perangkat latihan tari grasak buto. Tarian ini akan dipadukan dengan fragmen yang akan di tampilkan pada hari jum'at tanggal 04 September 2026 pukul 20.00 WIB
Pada malam ahad tanggal 05 September 2026 akan ditampilkan terian dari pulau Bali. Sendra tari yang akan di bawakan mengambil judul " Calon Arang ". Pemain dan penari berasal dari 3 kabupaten yaitu, Kabupaten Gianyar, Kabupten Badung dan Kabupaten Jembrana. Pada hari Ahad 06 September 2026 akan dilaksanakan pawai potensi desa yang diikuti seluruh masyarakat Desa mranggen.. Direncanakan kegiatan pawaipotensi desa akan dihadiri Bapak Bupati Kabupaten Magelang bapak Grengseng Pamudji