IMG-LOGO
Berita Lokal

GELAR BUDAYA, MERTI DESA DAN MERTI MERAPI 2026

Create By Suprapto 20 September 2009 37 Views
IMG

         Pagelaran seni budaya dalam rangka Merti Desa dan Merti Merapi selama sepekan telah dilaksanakan dengan aman dan lancar. Semua kegiatan dapat dilaksanakan berkat adanya kerja sama dan komunikasi dari seluruh elemen panitia penyelenggara. Tidak ketinggalan yang selalu memotifasi panitia agar selalu kompak dan solid dalam tugasnya adalah bapak Kades Mranggen Kazis Fuadi. Sejak pembentukan panitia sampai akhir pelaksanaan gelar budaya selalu di pantau dan di motifasi.
         Pada tahun 2026 ini Gelar Budaya Desa Mranggen, Merti Desa Dan Meri Merapi ada dua giat baru yang lama tidak di adakan yairu Musabaqoh Tilawati Qur'an dan penampilan Fragmen dengan judul " Kilau Meru di Kaki Merapi " yang di perankan oleh Perangkat Desa Mranggen dan lembaga desa yang lain. Konsep cerita yang di suguhkan mengangkat kisah terjadinya erupsi merapi tahun 2010 yang lalu. Fragmen dibagi tiga segmen pendukung. Ada segmen masyarakat tani yang di perankan oleh ibu-ibu TP PKK Desa, segmen kepala desa yang di bantu para pemuka agama dan tokoh kasepuhan dan segmen tari buto grasakan. Ornamen yang di usung adalah replika candi baru Ngejawa Ngebali Neriti Gunung Merapi menambah nuansa sakral alur certia . Malam puncak pada malam minggu dengan pementasan tari dari pulau Dewata ( Bali ) yang menghadirkan seniman dari 3 kabupaten yaitu Kabupaten Gianyar, Kabupaten Tabanan dan kota Denpasar. Kesenian dari Bali mengusung kisah " Calon Arang ". Mengisahkan awal mula nenek moyang masyarakat bali menetap di pulau bali. Pada malam pentas tari Bali dihadiri Bapak Bupati Magelang bapak Grengseng Pamudji, anggota DPRD provinsi Jateng ibu Indri, Kepala Pokdarwis Provinsi serta Lembaga Pemda Kabupaten Magelang.
         Akhir perhelatan Gelar Budaya pada hari ahad 6 September 2026 dengan adanya pawai karnaval potensi desa. Peserta yang ikut meramaikan pawai terdiri dari unsur Pemdes, BPD, Karang Taruna, SD/MI/SMP dan masyarakat desa. Pawai mengambil start di Dusun Salamsari dan finish di Dewi Suba. Masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang jalan rute karnaval. Turut hadir di Panggung Kehormatan yaitu Kades Mranggen beserta Ibu, anggota DPRD kabupaten Magelang bapak Suharno, S. Sos. Tujuan di adakan pawai karnaval adalah untuk menumbuhkan semangat warga untuk berkreasi menampilkan potensi masing-masuing dusun. Disamping itu karnaval adalah media pemersatu warga Desa Mranggen agar selalu melestarikan budaya, bersyukur kepada Tuhan atas nikmat dan karunia yang di limpahkan kepada semua warga desa, serta memelihara hubungan masyarakat sekitar lereng gunung Merapi dengan Gunung Merapi agar selalu hidup berdampingan secara harmoni.